Bagi saya menyenangkan sekali sebagai native speaker. Saya dapat mengenal budaya mereka dan sayapun bangga dapat mengenalkan bahasa dan budaya pada mereka. Mereka ada yang berasal dari Jepang, Italia, Australia, Finlandia, Amerika, Papua Nugini dan sebagainya.
Tetapi kadang tidak dapat kita pungkiri, ada budaya kita yang tidak sama dengan mereka. Hal ini kadang menimbulkan shock budaya. Tetapi hal ini dapat kita atasi dengan berbicara secara baik-baik dengan mereka dan kita tidak mengedepankan ego kita.
Meskipun mereka dari negara asing, besar sekali keinginan mereka untuk mempelajari bahasa dan budaya di Indonesia. Biasanya pada waktu weekend mereka lebih menyukai bepergian ke pantai, candi, gunung, daerah-daerah pelosok, pasar tradisional, tempat pembuatan kerajinan dan sebagainya.
Mereka juga belajar membatik, menari, menabuh gamelan, dan belajar masak khas Indonesia, bahkan ada yang belajar bahasa daerah setempat. Saya sempat tercengang, ketika teman saya yang dari Eropa yang tinggal selama 1 tahun di Indonesia sudah dapat menggunakan Bahasa Indonesia, bahkan mengikuti kuliah dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan mendapat nilai tinggi pada waktu tes.
Biasanya orang asing bila diajak ngobrol dengan orang Indonesia lebih menyukai menggunakan Bahasa Indonesia, karena dia ingin belajar Bahasa Indonesia, meskipun kadang-kadang mereka harus membuka kamus.
Kita seharusnya bangga, banyak orang asing ingin belajar bahasa dan budaya Indonesia. Kita dapat memulainya dengan tetap mencintai kebudayaan kita. Alangkah lebih bahagianya bila kita bertemu dengan orang asing baik di Indonesia maupun bila kita ke luar negeri dapat mengenalkan budaya dan bahasa Indonesia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar